Jurnalis Ambon Diperkuat untuk Meliput Kekerasan Seksual dengan Perspektif Berpihak pada Korban
Jurnalis memiliki peran strategis dalam memastikan korban Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS) dapat mengakses haknya secara adil dan bermartabat. Melalui liputan yang berpihak pada korban, media dapat membantu membangun pemahaman publik sekaligus mendorong...
Layanan Kesehatan bagi Korban KBGS di Kepulauan: Minim Tenaga Terlatih, Stigma Masih Tinggi
Iya pakai insting sendiri saat menangani korban kekerasanPernyataan singkat itu menggambarkan kenyataan yang jauh lebih besar soal gambaran layanan kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS) di wilayah kepulauan, yakni terbatasnya tenaga kesehatan yang mampu...
Menguatkan Suara Komunitas untuk Penanganan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual di Jawa Tenga
Salatiga, Jawa Tengah — Advokasi menjadi langkah penting dalam upaya penanganan kasus Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Melalui advokasi, komunitas dapat mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung korban dan penyintas, terutama dari sisi kebijakan dan...
Yayasan IPAS Indonesia Latih Tenaga Medis Tangani Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Ambon
Yayasan IPAS Indonesia melatih 58 tenaga medis, terdiri dari perawat, bidan, dokter umum, dan dokter spesialis kandungan dan kebidanan, untuk memperkuat layanan bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak (KtPA) di Ambon, Provinsi Maluku. Pelatihan berlangsung...
Suara KB dari Pengungsian: Perjuangan Mama Yana di Desa Nobo
Di bawah terik matahari siang pada 17 September 2025, beberapa warga Desa Nobo tampak berkumpul di bawah rimbunan pohon di pinggir jalan Trans Maumere-Larantuka di dekat pantai Waidoko. Pantai itu berjarak satu kilometer dari pemukiman Desa Nobo.
Misi Terpatri di Hati Meriani
Namanya Meriani Tefnay. Ia adalah Kader Posyandu dari Desa Sunu, desa kecil yang terletak di pucak Gunung Sunu dan berjarak 40 kilometer sebelah timur Kota Soe, Ibu Kota Kabupaten Timor Tengah Selatan. Warga memanggilnya dengan Mama Meri. Perempuan berusia 42 tahun...
Dari Dapur ke Balai Desa: Perjalanan Mama Nela Menemukan Arti Keluarga Berencana
Ditulis oleh Katarina B Koten. Pagi hari di Desa Tuawolo, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, selalu dimulai dengan suara ayam berkokok dan dentingan panci dari dapur rumah Mama Petronela Sura Pati. Desa Tuawolo terletak di sebelah...
Dari Diskusi sampai Musrenbang: Perempuan Bicara Kesehatan Reproduksi di Kabupaten Kupang
Perempuan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, tumbuh dengan nilai patriarki yang kuat. Sebagian besar keputusan dalam kehidupan sehari-hari ditentukan oleh kelompok laki-laki, termasuk dengan kesehatan reproduksi sekalipun.
Pintu Awal Menuju Layanan yang Berpihak pada Korban: Penyusunan SOP Layanan Kekerasan di UPTD PPA Sukoharjo
Mei 2025 menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Sukoharjo dengan terbentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA). Pembentukan ini merupakan amanat dari Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU...








